Profil PDAM Jawa Timur — Sejarah, Struktur Organisasi & Wilayah Layanan
Profil lengkap PDAM Jawa Timur: sejarah berdirinya, struktur organisasi, visi pelayanan, dan cakupan 39 kota/kabupaten. Berpusat di Surabaya.
Tentang PDAM Jawa Timur
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jawa Timur merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengemban amanah menyediakan layanan air minum bersih bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur. Berpusat di Surabaya, PDAM Jawa Timur berkomitmen menghadirkan air bersih berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan.
Sejarah Singkat
PDAM Jawa Timur didirikan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai wujud tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pemenuhan hak dasar masyarakat atas air bersih. Sejak awal berdiri, PDAM Jawa Timur terus memperluas jaringan perpipaan guna menjangkau 39 kota dan kabupaten di seluruh provinsi.
Dalam perjalanannya, PDAM Jawa Timur telah mengalami berbagai tahap modernisasi — mulai dari peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA), penerapan sistem SCADA, hingga digitalisasi layanan pelanggan.
Struktur Organisasi
Sebagai BUMD, PDAM Jawa Timur dipimpin oleh Direksi yang bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui Badan Pengawas:
- Direktur Utama — Pimpinan tertinggi operasional perusahaan
- Direktur Teknik — Manajemen produksi, transmisi, dan distribusi air
- Direktur Umum — Keuangan, administrasi, sumber daya manusia
- Bagian Hubungan Pelanggan — Pelayanan, pengaduan, dan informasi
- Bagian Teknik Lapangan — Pemeliharaan jaringan pipa dan meteran
Wilayah Operasional
PDAM Jawa Timur melayani 39 kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Setiap unit pelayanan tersebar di berbagai wilayah strategis untuk memastikan distribusi air bersih berjalan optimal.
Komitmen terhadap Kualitas
PDAM Jawa Timur menerapkan standar mutu air sesuai Permenkes No. 492 Tahun 2010 dan PP No. 122 Tahun 2015 tentang SPAM:
- Memenuhi parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi air minum
- Pengujian kualitas air secara berkala di laboratorium terakreditasi
- Menjaga tekanan distribusi sesuai standar Kementerian PUPR
- Monitoring kualitas berbasis teknologi real-time
- Program konservasi sumber daya air